tari tradisional

     Tari tradisional adalah suatu tarian yang pada dasarnya berkembang di suatu wilayah atau daerah tertentu yang sudah melekat dan sudah ada di wilayah itu sendiri,secara turun temurun yang dikembangkan dan dianut oleh masyarakat yang berada dan menetap di wilayah itu.Tari tradisional dibagi menjadi 3 tarian 

Tari klasik yaitu tari tradisional yang lahir dilingkungan kraton,hidup dan berkembang sejak zaman kerajaan,dan diturunkan secara turun temurun dikalangan bangsawan.tari klasik ini pada umumnya memiliki beberapa ciri khas

  • Berpedoman pada pakem tertentu (ada standarisasi)
  • Memiliki nilai estetis yang tinggi dan makna yang dalam
  • Disajikan dalam penampilan yang serba mewah mulai dari gerak, riasan, hingga kostum yang dikenakan.

Tari Rakyat yaitu merupakan jenis tari tradisional yang lahir dari kebudayaan masyarakat lokal, hidup dan berkembang sejak zaman primitif, dan diturunkan secara turun temurun sampai sekarang.Tari rakyat atau juga dikenal dengan sebutan tari folklasik umumnya memiliki beberapa ciri khas yang merupakan kebalikan dari tari klasik, yaitu antara lain

  • Kental dengan nuansa sosial
  • Merujuk pada adat dan kebiasaan masyarakat
  • Memiliki gerak, rias, dan kostum yang sederhana.

 Tari Kreasi Baru yaitu merupakan tari klasik yang diaransemen dan dikembangkan sesuai perkembangan zaman, namun tetap mempertahankan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Tari kreasi baru umumnya diciptakan oleh para pakar tari.

Ciri dari tari kreasi baru:

  • Terbentuk dari jenis tari tradisional dengan inovasi
  • Terdapat inovasi gerakan, tata rias, alat pengiring dan lagu pengiring
  • Properti yang digunakan lebih modern

Sumbernyahttps://www.dictio.id/t/pola-irama-apa-saja-yang-ada-pada-tari-klasik-jawa/116018

https://www.google.com/amp/s/blogkulo.com/tari-merak-jawa-barat/

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai